Duh,, honestly masih merasa minder nie dengan pekerjaan gw yang baru ini. Apalagi dengan background experience gw yg beda jauh dengan pekerjaan gw sekarang,, jadi merasa makin minder plus deg2an. untungnya di hari pertama kerja, gw mendapat sambutan yang hangat dan menyenangkan dari karyawan lainnya.. menurut gw sie, mereka orang yang low profile, mau sharing ilmu dan lot of fun (I hope so,,)
Setelah mendapat property berupa bilik pribadi (akhirnya, dapat juga tempat jadi ga perlu berebutan setiap pagi tuk mendapat tempat yang enak,, hehehe) dan lappy, gw langsung diajarkan dan dijelaskan secara private oleh bos gw tercinta (hehehe Piss Ded).. Seperti biasa, dia menjelaskan dengan mendetail, terstruktur dan yang paling gw suka dari dia adalah dia mampu menjawab semua pertanyaan gw (walaupun terkadang jawabannya aga ngawur,, heheheh) ;0
Setelah dijelaskan, hal pertama yang ada di pikiran gw adalah resign (hahaha, cupu abish ya gw), trus, semakin dijelaskan malah semakin penasaran dan malah jadi tertarik (anehkan?? padahal yg dijelasin waktu itu makin ribet ;0). Meski banyak tanya di kepala, at least gw dah punya gambaran mengenai job description yang akan gw kerjakan nantinya..
Yah, gw harus belajar untuk bisa mencintai pekerjaan gw,, bukan diliat dari berapa gaji yang gw terima atau dari bagaimana perspektif orang tentang perusahaan tempat gw berkerja.. melainkan dari hati. Karena kalo gw hanya terpaku pada kedua hal tersebut, dan bukan karena hati, maka gw ga akan pernah mendapatkan pekerjaan yang baik tuk gw,,
Gw pernah membaca kisah tentang seorang rocker yang merelakan pekerjaannya sebagai pegawai Bank terkemuka di Indonesia (yg lokasinya di Thamrin itu tuh..), dan memilih tuk menjadi pemain band.. Bagi kebanyakan orang, termasuk gw.. pasti berpikir bahwa rocker itu ga tau diuntung banget yah?? Secara banyak orang yang berlomba tuk mengikuti proses rekruitment, bersaing dengan ratusan ribu orang demi mendapat posisi pekerjaan di bank itu. Tapi, dia tidak memilihnya,, alasannya?? (just ask your heart,, and you will find the answer.. ;0)
Di akhir curhatan ini,, gw hanya butuh semangatzz nie. Semangat untuk cepet bisa adaptasi dengan lingkungan serta pekerjaan baru ini, semangat tuk ga selalu mengeluh dan hanya mengeluh,,
Wish me luck ya ;)
November 18, 2009
My First Day in New Office
November 08, 2009
Midnite Sale = Kalap Belanja + Pacar BT
Actually,, sabtu kemaren adalah hari yang melelahkan bwat gw..
Pagi2 dah dimulai dengan lembur kerja di bekasi (demi mengejar kenikmatan duniawi),, trus, lanjut ke acara reunian kuliah di depok,, lebih serunya lagi pas lagi acara reunian itu, UI mati lampu..Nah lho !!! Alhasil acarany berlangsung dalam kegelapan dan hanya diterangi oleh lilin.
Untungnya panitia tetap trus semangat tuk bikin hidup acara,, So, eventhough in darkness, the show must go on,, hehehehehe
Sekitar jam 7 malam, gw sama Nunu jalan ke PIM. Nah, ini pengalaman baru bwat kita berdua. Secara selama ini, qta belum pernah nyobain Midnite sale Gw sama Nunu sama - sama rada ga suka ke tempat yang rame. Tapi, berhubung ini lokasinya di PIM, jadi penasaran aja pengen datang,,, dan hasilnya :
Macet + Rame + Pegel + Kalap belanja,,,hahahahahaha
Qta sempat nyari parkir sampe 30menitan,, dari mulai nyarinya sambil ketawa sampe si Nunu jadi BT (maaf ya Mas,, you really my man,, ^_^)
Lumayanlah jadi tau gmana hectic dan ramenya midnite sale.
Tapi, kalo boleh milih,, mending shoppingnya di kondisi yang biasa aja, jadi ga perlu berebutan,,ga perlu ngantri lama dan ga bikin cowok gw kecapean,,
Its really tired day. But, I enjoy it so much ;)
November 05, 2009
Panggilan itu memiris hati ;(
Hari ini,, kejadian itu terulang lagi,,
Kenapa ya panggilan interview kerja bwat gw selalu aja datang di waktu yang ga tepat,,
Pagi ini,,tepatny sekitar jam 10:00 wib, ada yang menghubungi gw dengan nomor yang ga gw kenal..
Gw pikir dari bakal calon kantor gw yang baru,, dan muncullah percakapan berikut ini :
Perempuan : Hallo, dengan Mba Dhini
Gw : Iya, saya sendiri
Perempuan : Kami dari SCHL.....GER, apakah mba masih tertarik untuk apply ke perusahaan kami sebagai accountant,,
Dan, you know what,,jawaban gw adalah : kayanya untuk saat ini ga tertarik deh, Mba...hwhahwahwahwa
Ga tau gw kesambet hantu apa sehingga gw mengatakan hal itu kepada si perempuan yang menelpon gw..
Setelah percakapan terputus,, gw masih bingung sendiri,, bingung karena gw lupa dan ga merasa pernah mengirimkan CV gw ke perusahaan tersebut,,bingung apa salah gw tolak tawaran tersebut,,dan akhirnya yang ada hanya rasa kesal,, "Kenapa panggilan itu baru datang sekarang??"
Kita memank tidak akan pernah tahu,,apa yang ada dihadapan kita selanjutnya,,cuma tetep aja gw masih ga terima. Secara gw sudah mengalami hal ini dua kali,,mendapat panggilan kerja yang menarik di saat yang tidak tepat,,huhuhuu,,
ps: smoga panggilan itu datang lagi,,amien
November 04, 2009
I will say yes
coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan,
janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan, dari apa yang dijalankan,
aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan,
terlena akan manis cinta dan berujung kecewa,
aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti,
lebih baik kita menangis dan terluka hari ini..
coba coba katakan kepadaku sekali lagi bila kita memang benar akan kesana,
buktikan dan buat aku percaya bahwa kita bisa, mewujudkan bahagia,
"(dipopulerkan oleh Maliq D'essentials)
Pas, mau pertama kali menulis di blog ini gw mank lagi suka sekali dengan lagu ini. Gw suka bukan karena cowok gw (baca : nunu), ga mau mengatakan apa yang ditulis di lagu ini. Tapi, justru gw suka lagu ini karena nunu sudah mengatakannya kepada gw,, hehehehe. Tapi yang bikin kisah gw dan dia (baca : nunu) tambah seru, ketika gw mengatakan belum mau tuk melanjutkan ke arah "itu" (understand, what I means??)..
Semua teman gw yang gw ceritain tentang hal ini, pada heboh abizz dong,,secara mereka menyangka gw menolak cowok yang sudah menemani gw selama hampir 4 tahun.
Well, I am not yet ready to say yes,, paling tidak tuk saat ini.
Bukan berarti gw ga mau melanjutkan hubungan gw ini ke jenjang yang lebih tinggi, cuma secara personal, gw menyadari bahwa gw belum siap (lahir + batin),,
Kalo dipikir - pikir, gw belum kebayang nantinya bakal jadi istri orang trus pulang kantor mesti meladeni dia,,mesti nyiapin bajunya tuk ke kantor, mesti ambilin minum pas dia kehausan (berlebihan ga sie gw???),, cuma ya, gw pikir, gw belum siap aja to do that,,(terlihat egois sie,, cuma suatu saat pasti pemikiran itu akan berubah,, amien!!!)
-lOVE YOU ALWAYS,NUNU-